Sering Dengar Kata Lowkey? Ternyata Begini Artinya

Lowkey artinya apa? Di era media sosial seperti sekarang, berbagai istilah bahasa Inggris semakin sering masuk ke dalam percakapan sehari-hari. Salah satu istilah yang cukup populer, terutama di kalangan anak muda, adalah “lowkey”. Kata ini sering muncul di TikTok, Instagram, X, hingga percakapan melalui aplikasi chatting.

Meski terlihat sederhana, arti lowkey ternyata dapat berbeda tergantung pada konteks kalimatnya. Istilah ini bisa kita gunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sederhana dan tidak mencolok, tetapi dalam bahasa slang juga dapat menunjukkan perasaan atau keinginan yang tidak ingin terlalu ditunjukkan kepada orang lain.

Lantas, sebenarnya lowkey artinya apa dalam bahasa gaul? Agar tidak salah menggunakannya ketika berbicara atau menulis di media sosial, mari kita memahami arti kata “low”, “key”, hingga penggunaan lowkey dalam percakapan sehari-hari.

Low Artinya

Kata “low” berasal dari bahasa Inggris yang secara umum memiliki arti rendah. Namun, kata ini mempunyai beberapa makna berbeda tergantung pada konteks penggunaannya.

Berikut adalah beberapa makna “low” yang umum kita temukan:

  • Posisi: Menunjukkan sesuatu yang berada pada posisi rendah. Contohnya: “The table is too low.”
  • Jumlah atau Tingkat: Menunjukkan sesuatu yang jumlah atau tingkatnya sedikit. Contohnya: “My phone battery is low.”
  • Suara: Bisa menggambarkan suara yang pelan atau bernada rendah. Contohnya: “Please keep your voice low.”
  • Kondisi: Dalam konteks tertentu, low dapat menggambarkan kondisi yang sedang menurun atau kurang baik.

Namun, ketika kata “low” menjadi bagian dari istilah “lowkey”, maknanya tidak cukup kita pahami hanya sebagai “rendah”. Kita perlu melihat keseluruhan istilah dan konteks kalimatnya.

Key Artinya

Kata “key” secara umum berarti kunci. Kata ini dapat merujuk pada benda yang digunakan untuk membuka pintu maupun sesuatu yang memiliki peran penting dalam suatu hal.

Beberapa penggunaan kata “key” dalam bahasa Inggris antara lain:

  • Kunci: Benda yang digunakan untuk membuka atau mengunci sesuatu. Contohnya: “Where is my car key?”
  • Hal penting: Key juga dapat berarti sesuatu yang sangat penting. Contohnya: “Communication is the key to success.”
  • Tombol: Dalam dunia komputer, key dapat merujuk pada tombol keyboard.
  • Musik: Key dapat menunjukkan tangga nada atau tonalitas dalam sebuah komposisi musik.

Walaupun “low” berarti rendah dan “key” berarti kunci, istilah lowkey tidak dapat diterjemahkan begitu saja menjadi “kunci rendah”. Sebab, lowkey merupakan istilah yang mempunyai makna tersendiri.

Jadi, Lowkey Artinya Apa?

Lowkey artinya secara umum adalah sesuatu yang dilakukan atau ditampilkan dengan sederhana, tenang, tidak mencolok, atau tidak terlalu menarik perhatian. Sementara itu, dalam bahasa gaul internet, lowkey sering digunakan untuk mengungkapkan perasaan, pendapat, atau keinginan secara diam-diam dan tidak terlalu terang-terangan.

Misalnya, seseorang mengatakan “I lowkey like this song.” Kalimat tersebut kurang lebih dapat kita pahami sebagai “Sebenarnya aku diam-diam suka lagu ini” atau “Aku lumayan suka lagu ini, tapi nggak mau terlalu menunjukkannya.”

Oleh karena itu, terjemahan lowkey dalam bahasa Indonesia dapat berubah sesuai konteks. Beberapa padanan yang cukup dekat antara lain diam-diam, sebenarnya, agak, secara sederhana, tidak mencolok, atau tidak terlalu terang-terangan.

Lowkey dalam Bahasa Gaul

Lowkey dalam bahasa gaul biasanya kita gunakan ketika ingin mengakui sesuatu tanpa memberikan kesan yang terlalu kuat. Penggunaannya membuat pernyataan terdengar lebih santai dan tidak terlalu terang-terangan.

Sebagai contoh, seseorang sebenarnya tertarik dengan sebuah film, tetapi tidak ingin terdengar terlalu antusias. Ia dapat mengatakan:

“I lowkey want to watch that movie.”

Kalimat tersebut dapat kita artikan menjadi “Sebenarnya aku agak ingin menonton film itu” atau “Diam-diam aku ingin menonton film itu.” Makna yang tepat tetap bergantung pada situasi dan maksud orang yang mengatakannya.

Contoh Penggunaan Lowkey dalam Percakapan

Contoh penggunaan lowkey cukup mudah kita temukan dalam percakapan informal maupun media sosial. Kata ini biasanya diletakkan sebelum kata kerja atau bagian kalimat yang ingin ditekankan secara halus.

  • “I lowkey miss him.” Artinya: “Diam-diam aku merindukannya.”
  • “I lowkey want to go home.” Artinya: “Sebenarnya aku agak ingin pulang.”
  • “That restaurant is lowkey good.” Artinya kurang lebih: “Restoran itu ternyata lumayan enak.”
  • “I’m lowkey nervous.” Artinya: “Sebenarnya aku agak gugup.”
  • “I lowkey like her.” Artinya: “Diam-diam aku suka dia.”

Dari beberapa contoh tersebut, terlihat bahwa lowkey tidak mempunyai satu terjemahan bahasa Indonesia yang mutlak. Kita perlu menyesuaikan terjemahannya dengan konteks percakapan.

Lowkey di Media Sosial

Lowkey di media sosial sering digunakan dalam caption, komentar, unggahan, meme, hingga percakapan antar pengguna. Penggunaan istilah tersebut membuat sebuah pernyataan terasa lebih kasual dan ekspresif.

Misalnya, seseorang melihat makanan yang terlihat lezat kemudian menulis:

“Lowkey want this right now.”

Kalimat tersebut menunjukkan bahwa orang tersebut sebenarnya menginginkan makanan itu, tetapi menyampaikannya dengan cara santai. Dalam bahasa Indonesia, ungkapan tersebut dapat kita pahami sebagai “Jujur, agak pengin ini sekarang” atau “Diam-diam pengin ini sekarang.”

Perbedaan Lowkey dan Highkey

Perbedaan lowkey dan highkey terletak pada tingkat keterbukaan atau penekanan terhadap sesuatu. Dalam penggunaan slang, keduanya sering dianggap mempunyai nuansa yang berlawanan.

Lowkey digunakan ketika seseorang ingin menyampaikan sesuatu secara halus, tidak terlalu terang-terangan, atau dengan intensitas yang lebih rendah. Sebaliknya, highkey digunakan untuk menunjukkan sesuatu secara jelas, terbuka, atau dengan penekanan yang lebih kuat.

  • Lowkey: “I lowkey like this place.” Artinya kurang lebih: “Aku sebenarnya lumayan suka tempat ini.”
  • Highkey: “I highkey love this place.” Artinya kurang lebih: “Aku benar-benar suka tempat ini.”

Dengan memahami perbedaan tersebut, kita bisa lebih mudah menentukan kapan sebaiknya menggunakan lowkey maupun highkey dalam percakapan informal.

Apakah Lowkey Termasuk Bahasa Formal?

Lowkey termasuk istilah informal ketika digunakan dengan makna slang seperti “diam-diam”, “agak”, atau “sebenarnya”. Karena itu, penggunaan kata ini lebih cocok untuk percakapan santai, media sosial, pesan pribadi, atau komunikasi dengan teman.

Dalam tulisan akademis, surat resmi, laporan pekerjaan, atau komunikasi profesional, sebaiknya kita memilih kata lain yang lebih sesuai dengan konteks. Hal tersebut penting karena penggunaan slang dapat membuat tulisan formal terasa terlalu santai.

Namun, istilah low-key juga memiliki penggunaan yang lebih umum dalam bahasa Inggris untuk menggambarkan sesuatu yang sederhana, tenang, atau tidak menarik banyak perhatian. Oleh sebab itu, kita tetap perlu memperhatikan konteks ketika menerjemahkannya.

Kesimpulan

Lowkey artinya dapat berupa diam-diam, sebenarnya, agak, tidak mencolok, atau tidak terlalu terang-terangan, tergantung pada konteks kalimat. Dalam bahasa gaul, istilah ini sering digunakan untuk menyampaikan perasaan, pendapat, atau keinginan secara lebih halus.

Misalnya, kalimat “I lowkey like him” dapat kita pahami sebagai “Diam-diam aku suka dia.” Sementara itu, dalam konteks lain, lowkey bisa menggambarkan sesuatu yang sederhana dan tidak terlalu menarik perhatian.

Jadi, ketika menemukan kata lowkey di TikTok, Instagram, X, atau percakapan sehari-hari, jangan langsung menerjemahkan setiap katanya secara terpisah. Perhatikan keseluruhan kalimat agar kita dapat memahami maksud yang ingin disampaikan dengan tepat.

FAQ Seputar “Lowkey”

1. Lowkey artinya apa dalam bahasa gaul?

Lowkey dalam bahasa gaul dapat berarti “diam-diam”, “sebenarnya”, atau “agak”. Istilah ini biasanya digunakan untuk mengungkapkan sesuatu secara halus dan tidak terlalu terang-terangan.

2. Apa arti “I lowkey like you”?

“I lowkey like you” kurang lebih berarti “Diam-diam aku suka kamu” atau “Sebenarnya aku agak suka sama kamu.” Kalimat tersebut menunjukkan ketertarikan yang disampaikan dengan cara santai dan tidak terlalu tegas.

3. Apa perbedaan lowkey dan highkey?

Lowkey digunakan untuk mengungkapkan sesuatu secara halus atau dengan intensitas lebih rendah. Sebaliknya, highkey biasanya menunjukkan perasaan atau pendapat secara lebih jelas, kuat, dan terbuka.

4. Apakah lowkey bisa digunakan dalam percakapan sehari-hari?

Ya. Lowkey sangat umum digunakan dalam percakapan informal, terutama di kalangan anak muda dan pengguna media sosial. Namun, sebaiknya hindari penggunaan slang lowkey dalam situasi yang sangat formal.

5. Apa contoh kalimat menggunakan lowkey?

Salah satu contohnya adalah “I’m lowkey tired”, yang dapat berarti “Sebenarnya aku agak capek.” Contoh lainnya adalah “I lowkey miss you”, yang dapat kita pahami sebagai “Diam-diam aku merindukanmu.”

Semoga pembahasan ini membantu kamu memahami arti lowkey dan cara menggunakannya dengan tepat. Dengan memahami konteks sebuah istilah bahasa Inggris, kita tidak hanya mengetahui terjemahannya, tetapi juga dapat menggunakannya secara lebih natural dalam percakapan sehari-hari.

Tinggalkan komentar