Di era media sosial dan aplikasi chatting seperti sekarang, muncul banyak istilah baru yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Salah satu istilah yang paling sering kita dengar adalah “ghosted”. Mungkin kamu pernah mendengar seseorang berkata, “Aku di-ghosted sama dia,” atau bahkan pernah mengalaminya sendiri.
Lalu, sebenarnya apa arti ghosted? Mengapa istilah ini begitu populer dalam dunia percintaan maupun pertemanan? Dalam artikel ini, kita akan membahas arti dari kata “ghost”, akhiran “-ed”, hingga makna keseluruhan dari istilah “ghosted” beserta contoh penggunaannya.
Ghost Artinya
Kata “ghost” dalam bahasa Inggris secara harfiah berarti hantu. Sebagai kata benda (noun), ghost merujuk pada roh atau makhluk tak kasat mata yang sering muncul dalam cerita horor.
Namun, dalam bahasa Inggris modern, kata ghost juga bisa digunakan sebagai kata kerja (verb) dengan makna yang berbeda dari arti harfiahnya.
Berikut beberapa makna kata “ghost” dalam berbagai konteks:
- Makna Harfiah: Ghost berarti hantu atau roh. Contohnya: “The old house is said to have a ghost.”
- Bahasa Gaul: Ghost berarti menghilang begitu saja tanpa memberi kabar atau penjelasan kepada seseorang.
- Dunia Digital: Ghost juga dapat menggambarkan seseorang yang tiba-tiba berhenti membalas chat, telepon, atau komunikasi lainnya.
Dalam pembahasan kali ini, arti yang paling relevan adalah makna kedua dan ketiga, yaitu menghilang tanpa penjelasan.
-ed Artinya
Akhiran “-ed” dalam bahasa Inggris biasanya digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu tindakan telah terjadi atau seseorang menerima suatu tindakan. Bentuk ini sering digunakan dalam past tense maupun past participle.
Contohnya:
- Love → Loved = dicintai atau telah mencintai.
- Block → Blocked = diblokir.
- Ignore → Ignored = diabaikan.
Begitu pula dengan kata ghosted, akhiran -ed menunjukkan bahwa seseorang telah menjadi korban tindakan ghosting.
Jadi, Arti Ghosted Apa?
Jika kedua kata tersebut digabungkan, maka “ghosted” berarti ditinggalkan, diabaikan, atau diputus komunikasi secara tiba-tiba tanpa penjelasan.
Istilah ini paling sering digunakan dalam hubungan percintaan, tetapi juga bisa terjadi dalam pertemanan, hubungan kerja, hingga komunikasi profesional.
Penggunaan “Ghosted” dalam Kehidupan Sehari-hari
Ghosted biasanya menggambarkan situasi ketika seseorang tiba-tiba berhenti merespons semua bentuk komunikasi tanpa memberikan alasan apa pun.
Contohnya:
“Kami sempat chatting setiap hari, tapi tiba-tiba aku di-ghosted.”
Atau dalam bahasa Inggris:
“She ghosted me after our second date.”
Kalimat tersebut berarti bahwa orang tersebut tiba-tiba menghilang dan tidak lagi membalas pesan setelah kencan kedua.
Mengapa Seseorang Melakukan Ghosting?
Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih melakukan ghosting, di antaranya:
- Tidak nyaman menghadapi konflik.
- Kehilangan ketertarikan terhadap hubungan.
- Merasa lebih mudah menghilang daripada menjelaskan.
- Memiliki masalah pribadi yang tidak ingin dibagikan.
- Kurangnya kedewasaan dalam berkomunikasi.
Meskipun begitu, ghosting umumnya dianggap sebagai cara yang kurang baik dalam mengakhiri hubungan karena dapat meninggalkan kebingungan bagi pihak yang ditinggalkan.
Ghosted Tidak Selalu Tentang Percintaan
Banyak orang mengira ghosted hanya terjadi dalam hubungan asmara. Padahal, istilah ini juga bisa digunakan dalam berbagai situasi lain, misalnya:
- Teman yang tiba-tiba menghilang tanpa kabar.
- Rekan kerja yang berhenti membalas email.
- Klien yang mendadak tidak memberikan respons setelah negosiasi.
- Pelamar kerja yang tidak pernah mendapat kabar setelah wawancara.
Karena itu, ghosted kini menjadi istilah umum untuk menggambarkan komunikasi yang terputus secara sepihak.
Ghosted dalam Budaya Pop
Istilah ghosted semakin populer berkat media sosial, film, lagu, hingga aplikasi kencan online. Bahkan, banyak meme dan candaan yang menggunakan istilah ini, misalnya:
“Balas story tiap hari, giliran diajak ketemu malah ghosted.”
Penggunaan seperti ini membuat kata ghosted menjadi bagian dari bahasa gaul yang dipahami oleh banyak pengguna internet.
Kesimpulan
Secara sederhana, “ghosted” artinya adalah ditinggalkan atau diabaikan secara tiba-tiba tanpa penjelasan. Istilah ini berasal dari kata ghost yang berarti hantu, karena pelakunya seolah-olah menghilang begitu saja.
Di era komunikasi digital, ghosted menjadi istilah yang sangat umum digunakan, terutama dalam hubungan percintaan, pertemanan, hingga dunia kerja. Memahami arti ghosted dapat membantu kita lebih memahami percakapan sehari-hari maupun berbagai konten di media sosial.
Jika kamu pernah mendengar seseorang berkata “Aku di-ghosted,” kini kamu sudah tahu bahwa maksudnya adalah orang tersebut tiba-tiba kehilangan komunikasi dengan seseorang tanpa adanya penjelasan.
FAQ Seputar “Ghosted”
1. Apa arti ghosted dalam bahasa gaul?
Ghosted berarti diabaikan atau ditinggalkan secara tiba-tiba tanpa penjelasan, biasanya dalam komunikasi melalui chat atau media sosial.
2. Apa bedanya ghost dan ghosted?
Ghost adalah tindakan menghilang tanpa kabar, sedangkan ghosted berarti seseorang menjadi korban dari tindakan tersebut.
3. Apakah ghosting hanya terjadi dalam hubungan pacaran?
Tidak. Ghosting juga bisa terjadi dalam hubungan pertemanan, pekerjaan, bisnis, maupun komunikasi sehari-hari.
4. Apakah ghosted termasuk kata formal?
Tidak. Ghosted merupakan istilah informal atau bahasa gaul yang populer dalam percakapan sehari-hari dan media sosial, meskipun kini sudah cukup sering digunakan dalam berbagai media.
Semoga artikel ini membantu kamu memahami arti ghosted beserta konteks penggunaannya. Jika ingin mempelajari istilah bahasa Inggris populer lainnya, jangan ragu untuk membaca artikel kami yang lain.